Tuesday, January 22, 2019

Pendakian gunung prau dari nganjuk (Jawa Timur)

Menjemput Kabut dan Badai di Prau

Salam Lestari..


Badai pasti berlalu dan Kabutpun juga tak akan selamanya..
yaa..tak ada salahnya dari kata-kata tersebut dan memang badai memang akan berlalu dan kabutpun tidak akan selamanya menyelimuti. namun kata-kata tersebut seakan tidak berlaku saat saya dan rombongan dari Nganjuk berencana mendaki gunung paling hits di Jawa Tengah tersebut.

Perjalanan kami awali dengan berkumpul di basecamp kami setelah pukul 20:00 kami berangkat menuju halte barong warujayeng dengan menggunakan mobil, sesampainya di barong kami lantas mencari bus jurusan Yogyakarta, setelah menunggu dan sebat..akhirnya tibalah bus mira dari arah Surabaya menuju jogja, langsung saya kami masukkan kerril ke dalam bagasi bus dan segera menaiki bus, tarif barong-jogja hanya 40rb (bus ekonomi), bus melaju dengan kencangnya bahkan dapat dikatakan ugal-ugalan. .bayangkan saja barong-jogja hanya ditempuh dengan waktu 4 jam, sungguh edan ferguso!

Sesampainya diterminal giwangan jogja, kami melanjutkan perjalanan dengan menggunakan bis jurusan magelang dengan tarif 15rb, dan perlu diketahuibis ini jalannya mulai setengah 4 subuh.
setelah sampai di magelang lanjut dengan menggunakan bis kecil jurusan wonosobo dengan tarif 20rb dengan estimasi perjalanan 2 jam dan sepanjang perjalanan kita disuguhi pemandangan gunung Sindoro dan Sumbing, namun perjalanan kali ini diiringi hujan deras.. dan inilah awal dari keseruan kami!! anggap aja seru ya!
oke setelah sampai di wonosobo, kami lanjut dengan mencarter bis kecil lagi.. bus ini yang akan mengantarkan kita di basecamp garung. dengan biaya 20rb dan estimasi waktu 1 jam perjalanan dengan disuguhi pemandangan dataran tinggi dieng, namun sekali lagi hujan deras setia dengan kami.wkwk

setelah melakukan perjalanan yang amat panjang namun tidak melelahkan, akhirnya kami sampai di basecamp patak banteng, dan lagi-lagi mendapatkan kabar bahagia! yaps pendakian ditutup, namun hanya sementara. setelah saya cari info ternyata diatas sedang terjadi badai dan jalur tak memungkinkan untuk dilewati dan menunggu pendaki yang diatas turun..okelah kita tunggu, setelah beberapa jam, akhirnya pas jam 4 basecamp akhirnya dibuka..Alhamdulillah

Mulai start dari basecamp sampai camp ground kita tetap setia ditemani dengan hujan rintik-rintik dan trekpun akhirnya menjadi licin dan berlumpur, seru kan. Setelah tenda terpasang rapi dan masak serta meminum kopi akhirnya kita pun istirahat, dan inilah puncaknya keseruan ini, tepat tengah malam badai menghampiri kami dengan mesranya.. okelah akhirnya kita menikmati malam itu dengan syahdunya..
Paginyapun gantian kabut yang mengajak ketemuan kami..yaapss seru sekali pendakian gunung prau ini, saya hanya menyarankan jangan mendaki prau waktu bulan desember.. kamu gaakan kuat, biar aku saja. begitu kata dilan.

Berikut ini Estimasi Biaya dan Transport dari Nganjuk-Kediri (Jawa Timur)
Nganjuk-Jogjakarta    = 40.000
Jogjakarta_Magelang = 15.000
Magelang-Wonosobo = 20.000
Wonosobo-Dieg          =20.000
Total                            =95.000
                              PP=190.000
Perijinan                      =10.000

Semoga Bermanfaat,
Salam Lestari..

Labels: ,

Tuesday, January 1, 2019

Jangan Mesum Di Gunung

Please! jangan mesum di gunung

Entah, apa yang ada di dalam benak mereka dan apakah motivasinya melakukan hal hina tersebut diatas gunung yang seharusnya bersih dari hal-hal tersebut.. entah karena sensasi, suasana atau mungkin karena hobby..
tidak sekali duakali menemui sepasang pendaki yang melakukan hal tidak pantas tersebut entah dibalik pohon-pohon atau tidak sengaja lihat di dalam tenda.. apapun alasannya entah sudah menikah atau masih pacaran alangkah baiknya tidak mengotori gunung dengan hal tersebut..masih banyak tempat lain yang tentunya layak untuk melakukan hal tersebut..
tapi tolong stop..jangan di gunung..
kita tamu disana, tentunya ada alam lain di atas sana.. oleh karenanya alangkah baiknya menjaga sikap, perilaku dan juga perkataan..
mendakilah dengan tujuan yang baik, agar kelak bermanfaat bagi dirimu sendiri..
jadi ingat kata-kata ulama yang beliau telah mendahului kita..
" yang mabuk elo, yang judi elo, yang zina lo.. tapi yang kena bencana kita semua"

Tuesday, December 11, 2018

Fenomena Caping Gunung Semeru

Fenomena Caping Gunung Semeru


Fenomena Caping Gunung atau gunung yang bertopi baru-baru ini heboh di media sosial. fenomena ini terdapat di gunung semeru jawa timur, namun fenomena ini juga pernah terlihat di gunung sumbing dan merbabu. adanya fenomena ini sering dikaitkan dengan hal-hal mistis yaitu dewa-dewa yang ada di puncak mahameru sedang turun ke bumi dan dikaitkan dengan hal mistis lainnya. semua tergantung kepercayaan masing-masing.

fenomena yang dapat dikatakan indah untuk dipandang ini sebenarnya sangat dihindari dan ditakuti oleh para pendaki gunung dan juga pilot pesawat terbang karena fenomena caping gunung ini menunjukkan bahwa adanya cuaca yang kurang bersahabat di gunung tersebut seperti badai, angin kencang dan juga petir. oleh karena itu alangkah baiknya jika menemui fenomena seperti ini hendaknya urungkan niat mendaki kalian. tunggu cuaca yang baik dan bersahabat. karena gunung tidak akan kemana-mana, kesalamatan adalah yang utama.
Terimakasih, Salam Lestari.

Labels:

Saturday, December 8, 2018

Gunung yang cocok bagi pendaki pemula

Gunung yang cocok bagi pendaki pemula

Assalamualaikum Wr.Wb 
Banyak pertanyaan yang umum dikeluarkan oleh orang-orang yang ingin mendaki, ya pertanyaan itu adalah "Gunung apa sih yang cocok untuk pendaki pemula?" dan dalam tulisan berikut ini saya mencoba membantu memberikan jawaban menurut pemikiran saya.

Sebenarnya semua gunung cocok untuk para pendaki pemula, semua tergantung diri sendiri karena hanya diri sendiri yang mampu mengukur kemampuan fisik dan mental dalam melakukan kegiatan pendakian, trek susah atau sulit menanjak curam atau landai semua dapat kita lalui asalkan kita mempunyai tekat, mental dan fisik yang kuat, oleh karena itu sebelum melakukan pendakian hendaklah mempersiapkan aspek ini dengan matang. namun memang ada beberapa gunung yang umum digunakan untuk pendakian awal misalnya di jawa timur ada gunung penanggungan yang memiliki ketinggian sekitar 1700mdpl entah kenapa gunung ini sering dikatakan cocok untuk pendaki pemula padahal menurut saya treknya juga lumayan menanjak curam, mungkin juga sebagai latihan agar tidak kaget saat mendaki gunung diatas ketinggian 3000mdpl, di jawa tengah ada gunung prau yang juga tidak terlalu tinggi namun memiliki view menawan, mungkin view yang indah dan trek yang tidak terlalu sulit ini digunakan pendaki pemula agar tujuannya tidak kapok saat melakukan pendakian awal karena umumnya pendaki kapok saat pertama melakukan pendakian, namun sesampai rumah pun ternyata ingin kembali (itu pengalaman saya wkwk), dan yang terakhir adalah gunung papandayan di jawa barat, hampir sama dengan gunung prau gunung ini memiliki view yang indah dan trek yang juga tidak terlalu sulit yang mungkin dirasa cocok bagi pendaki pemula.

kecocokan gunung mana yang digunakan mendaki awal tergantung yang akan menjalaninya, yang jelas menurut saya gunung manapun cocok asalkan kita mampu mengukur diri kita sendiri dan menyiapkan tekat,  mental dan fisik dengan baik. saya sendiri mengawali pendakian gunung di gunung arjuno via tretes yang memiliki trek menanjak dan terbilang keras karena trek batu namun sebelum melakukan pendakian gunung arjuno saya dan teman-teman terlebih dahulu melakukan pendakian di bukit-bukit misalnya kelotok di kediri dan budek di tulungagung.

Jangan takut mendaki gunung, karena pendakian pertama akan menjadi hal yang paling indah dalam hidup anda.
sekian, mendakilah dengan penuh tanggung jawab.
salam lestari.

Labels: ,

Friday, December 7, 2018

Tips Mendaki Saat Musim Hujan

Tips Mendaki Saat Musim Hujan

Assalamualaikum Wr.wb
Sehubungan dengan segera tibanya libur akhir tahun yakni natal dan tahun baru dan tentunya akan membludaknya pendaki yang ingin mendaki gunung yang bertepatan dengan musim penghujan juga kali ini saya akan memberikan tips-tips melakukan pendakian saat musim penghujan. langsung saja:

Pertama,  Pilih gunung yang treknya tidak terlalu susah dan pilihlah yang cenderung trek batu, seperti lawu via cemoro sewu, arjuno via tretes dll. karena apabila trek tanah akan sangat kesusahan apabila terjadi hujan karena trek akan menjadi licin dan sangat berat.

Kedua, Persiapkan alat-alat pendakian dengan matang, bawalah alat-alat yang mendukung pada saat musim hujan seperti jas hujan, sepatu waterprof, jaket waterprof, rain cover, raincoat, flysheet jangan sampai ada yang ketinggalan karena akan menyulitkan pendakian itu sendiri.

Ketiga, Jangan terlalu banyak membawa barang elektronik karena selain akan menambah berat juga akan berakibat buruk terhadap barang elektronik tersebut misalnya rusak atau kotor karena rentan terkena air hujan meskipun kita sudah menjaganya dengan baik, bawalah peralatan seperlunya dan peralatan yang praktis.

Keempat, Bawalah pakaian-pakaian yang mudah kering, hindari pakaian yang tebal seperti celana jeans karena apabila terjadi hujan akan semakin berat, tidak hujan aja berat apalagi terkena hujan ya bayangin sendiri aja gaes.

Kelima, Bawa makanan atau minuman yang dapat menghangatkan tubuh seperti jahe, teh dan pelukan mantan.

Keenam, Persiapkan fisik dan mental dengan baik karena melakukan kegiatan pendakian pada musim penghujan akan bertambah berat, tanpa didukung dengan fisik dan mental yang kuat akan menyulitkan bahkan akan menggagalkan pendakian itu sendiri.

sekian tips mendaki saat musim penghujan dari saya,
Tetap Mendaki, Tetap Safety.
Mendakilah dengan penuh tanggung jawab.Salam lestari..

Labels: , , ,