Pendakian Wilis Nganjuk Via rorokuning
Salam lestari..
Setelah sekian lama terjebak diruang sempit dan harus
berkali-kali berhadapan dengan dospem yang hobby mencoret-coret dikertas
skripsi saya, ah sudahlah.. akhirnya saya dan teman-teman (saudara) memulai
lagi memerdekakan diri. .
Banyak pilihan dalam menjalani hidup ini misalnya ikut
dengan keadaan atau memilih untuk merdeka.. semuanya tidak ada yang salah,
karena setiap individu memiliki hak berfikir dan menentukan jalan hidupnya
masing-masing..
Masih sama dengan sebelum-sebelumnya.. memerdekakan
diri kali ini tetap dengan bertualang dengan melakukan pendakian.. namun yang
beda kali ini saya dan teman-teman mendaki di rumah kami sendiri.. ya gunung
wilis. Gunung ini terletak di 5 Kabupaten yaitu Tulungagung, kediri, Nganjuk,
Ponorogo dan Madiun..ada beberapa pos pendakian di gunung yang memiliki
ketinggian 2.300 MDPL ini, namun umumnya pendakian melalui jalur yang saya
lewati kali ini yaitu jalur dari Ds Bajulan rorokuning..
Setelah packing yang sangat lama karena lupa caranya
packing saking lamanya tidak naik gunung..wwkwk kami bertiga bergegas untuk
menuju ke pos perijinan.. tidak lupa harus ada ritual dulu.. yaps ritual ke
Ind*mart / alf*mart untuk sekedar bertemu mbak-mbak kasirnya.. ehh untuk
belanja. . setelah belanja langsung capcus ke perijinan.. kali ini saya mendaki
ditemani dua teman saya yaitu Edres dan Gius (Gembur).. sebenarnya tidak
rekomend ya mendaki ganjil (MITOS) ini karena terpaksa saja karena yang satu
tiba-tiba membatalkan pendakian.. sesampai di basecamp saya langsung mengurus
perijinan untuk mendaki ke wilis.. biayanya cukup murah kami bertiga dan motor
2 hanya habis 25.000 jadi per orang 5.000 dan per sepeda motor 5.000.. sebelum
melakukan pendakian kami terlebih dahulu diberikan wejangan sama bapak yang ada
diperijinan ini, yaa seperti aturan mendaki dan larangan-larangannya.. tentu
digunung selalu ada aturan dan harus ditepati. Kemudian kami bertanya-tanya keadaan
gunung wilis yang pada saat itu dua minggu sebelum kami mendaki wilis pada
malam hari terlihat memerah dibeberapa titik.. bapak tersebut bercerita banyak
tentang kebakaran tersebut yang melahap habis puncak wilis dan hampir menyapu
bersih pos sekartaji.. hal tersebut membuat kami berfikiran ”wah jelas panas
iki rek” dan bapak tersebut hanya tersenyum. Kemudian kami berpamitan kepada
penjaga pos tersebut untuk segera melakukan pendakian, namun kami harus packing
lagi karena belanjaan yang dari ind*mart tadi belum sempet dimasukkan tas.. dan
hal ini lah yang paling malas saya lakukan dalam mendaki gunung.. wkwk
Tepat pukul 9 malam setelah kami berdoa, dengan langkah yang masih tegap
kami mulai menyusuri jalur pendakian.. awal pendakian jalur masih berupa jalan
setapak dengan kanan kiri adalah ladang warga.. jalur menuju pos satu ini
terbilang sangat terjal dan berdebu jadi disarankan membawa buff/masker..
perjalanan kali sungguh berat bagi saya, betapa tidak setelah hampir setahun
tidak mendaki karena kewajiban yang menyebabkan terjebak diruang sempit itu
membuat bobot saya naik hampir 10kg dan itu sangat membuat saya menjadi lambat
dan membuat saya sedikit-sedikit bilang “sebats sek rek”, “camp kene ae rek”
dan kata-kata malas lainnya wkwk.. setelah bersusah payah kurang lebih 45 menit
kami sampai di pos 1.. pos 1 ini cukup nyaman tempatnya cukup untuk 2-3 tenda..
dan di pos 1 ini kami bertemu dengan pendaki dari bojonegoro.. Alhamdulillah
ada kesempatan sebats duabats sambil berbincang manis dan beruntungnya kami di
suguhi semangka manis semanis mbak-mbak yang memberikan wkwk.. hal inilah yang
saya sukai dari mendaki gunung.. meskipun baru kenal namun serasa sudah kenal
bertahun-tahun tidak seperti di bawah bahkan teman saja kadang ada yang tidak
menyapa..
lanjut ah, setelah menghabiskan waktu untuk bercanda dengan ditemani kopi sebat dan semangka yang manis tadi kami lanjut melakukan perjalanan trek setelah pos 1 ini masih terbilang terjal namun banyak bonusnya.. berbeda cerita dari pos perijinan sampai pos 1 tadi yang jalurnya sungguh menyiksa dengkul.. setelah berjalan santai selama 45 menit kami sampai di pos 2.. kami hanya beristirahat sebentar dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju pos 3.. masih dengan jalur terjal namun masih banyak bonusnya juga.. kali ini perjalanan sudah mulai cepat karena mungkin efek dari semangka tadi..ehh. tak berselang lama kami sudah sampai di pos 3.. tanpa berlama-lama karena waktu sudah pukul 12 malam dari pos 3 kami melanjutkan perjalanan ke pos sekartaji.. kali ini jalur sudah tidak terlalu terjal dan cenderung lebih landai melewati punggungan yang apabila sore hari pemandangannya sangat indah..di jalur ini juga spot foto terbaik di gunung wilis.. setelah 20 menit akhirnya kami sampai di pos sekartaji.. sudah banyak tenda karena memang hari sabtu adalah ramai-ramainya gunung ini.. namun tetap tidak seramai gunung-gunung yang sudah ngehits.. paling banyak 30 orang pendaki.. gunung ini juga masih sangat terjaga dari sampah maupun vandalisme.. jadi tolong bagi teman-teman kalau mau mendaki gunung ini jangan lah melakukan hal bodoh seperti itu.. tidak berfaedah boskuuuu..hwehe.
lanjut ah, setelah menghabiskan waktu untuk bercanda dengan ditemani kopi sebat dan semangka yang manis tadi kami lanjut melakukan perjalanan trek setelah pos 1 ini masih terbilang terjal namun banyak bonusnya.. berbeda cerita dari pos perijinan sampai pos 1 tadi yang jalurnya sungguh menyiksa dengkul.. setelah berjalan santai selama 45 menit kami sampai di pos 2.. kami hanya beristirahat sebentar dan kemudian melanjutkan perjalanan menuju pos 3.. masih dengan jalur terjal namun masih banyak bonusnya juga.. kali ini perjalanan sudah mulai cepat karena mungkin efek dari semangka tadi..ehh. tak berselang lama kami sudah sampai di pos 3.. tanpa berlama-lama karena waktu sudah pukul 12 malam dari pos 3 kami melanjutkan perjalanan ke pos sekartaji.. kali ini jalur sudah tidak terlalu terjal dan cenderung lebih landai melewati punggungan yang apabila sore hari pemandangannya sangat indah..di jalur ini juga spot foto terbaik di gunung wilis.. setelah 20 menit akhirnya kami sampai di pos sekartaji.. sudah banyak tenda karena memang hari sabtu adalah ramai-ramainya gunung ini.. namun tetap tidak seramai gunung-gunung yang sudah ngehits.. paling banyak 30 orang pendaki.. gunung ini juga masih sangat terjaga dari sampah maupun vandalisme.. jadi tolong bagi teman-teman kalau mau mendaki gunung ini jangan lah melakukan hal bodoh seperti itu.. tidak berfaedah boskuuuu..hwehe.
Setelah mendirikan tenda dan memasak kopi dan mie kami
segera masuk tenda untuk makan, ngopi dan saling bercerita seakan lupa akan
lelahnya sepanjang perjalanan.. meskipun suasana dingin namun suasana dalam
tenda tetap hangat.. tidak terasa jam menunjukkan pukul 2 tenda sebelah
tiba-tiba keluar tenda dan menyapa kami.. kami kira kami terlalu berisik, namun
ternyata mereka mau muncak.. sama persis saat kami pertama kali mendaki wilis
tahun lalu..memang summit di wilis ini membutuhkan waktu 4-5 jam dengan trek
yang lumayan terjal sehingga apabila ingin mendapatkan sunrise harus berangkat
jam 2 malam.. pendakian kali ini sengaja tidak muncak karena hanya melepas
rindu ke gunung dengan misi memerdekakan diri lagi dari kepenatan di kehidupan
sehari-hari.. saya selalu teringat kata-kata dari Soe hok gie yaitu “ Ada dua
pilihan menjadi apatis atau mengikuti arus, namun aku memilih menjadi orang
yang merdeka”. Dalam hal ini saya artikan Merdeka dalam arti merdeka dalam
berfikir,bergerak, dalam bercengkrama dengan teman, merdeka dari ketakutan akan
tuntutan, merdeka dari segala hal yang dapat membebani diri ini.. meskipun
nanti turun tetap betemu dengan hal-hal menyebalkan tersebut.. ya memang
kehidupan harus ada kewajiban-kewajiban yang harus dilaksankan.. namun hal tersebut bukan berarti menjadikan
kita tidak merdeka, tidak mampu menciptakan pemikiran-pemikiran yang beda, dan
tidak harus membuat kita mengikuti alur orang-orang disana..
Sekian dari saya, selamat menjadi orang yang lebih baik
lagi..
Seperti naik gunung, langkah demi langkah memanglah
berat.. namun makna setiap langkah tersebut akan menjadi cerita yang berat juga
untuk dilupakan bahkan berat untuk tidak diceritakan..
Salam lestari,.. “Dwije”
Info:
Pos Pendakian Wilis Ds.Bajulan Rorokuning
Estimasi Perjalanan:
Pos pendakian - Pos 1 = 45menit
Pos 1- Pos 2 = 45 menit
Pos 2- Pos 3 = 45 menit
pos 3- Pos Sekartaji = 30 menit
Pos sekartaji - Puncak = 5 jam
Biaya:
Per orang= 5.000
parkir motor= 5.000
Tonton, Like, komen dan share Channel youtube kami "Manusia Merdeka"
https://www.youtube.com/channel/UCcTeV-q1DbHIZdKDXF8ipeQ
Labels: gunung wilis, jalur rorokuning bajulan, mendaki untuk merdeka pendakian gunung wilis, pendakian ngliman, pendakian wilis kediri, pendakian wilis via nganjuk, puncak wilis, wilis via Roro kuning

1 Comments:
mantab
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home