Kenapa Saya Mendaki?
Kenapa Saya Mendaki?
Kenapa Mendaki, Pertanyaan ini selalu timbul dari
orang-orang sekitar kita bahkan timbul dari diri kita sendiri saat kita akan
melakukan pendakian maupun sepulang dari mendaki. Sebetulnya simpel pertanyaan
ini tetapi tidak jarang jika ditanya pertanyaan ini banyak yang tidak bisa
menjawab atau menjawabnya hanya asal.
Kalau menurut saya sendiri jika di tanya kenapa saya
mendaki? Saya hanya menjawab mendakilah, kamu akan tau jawabannya..
wkwkwk..bercanda.
Kenapa saya mendaki ? saya mendaki karena banyak hal, yang
pertama adalah saya hanya ikut-ikutan karena teman saya mendaki semua hahaha, yang
kedua saya mendaki agar saya bisa selfi dan upload foto di media sosial wkwkk,
yang ketiga saya mendaki karena ingin melihat surganya Allah di Dunia karena
dengan melihat indahnya pemandangan di gunung saya bisa membayangkan jika di
dunia saja indahnya seperti ini apa lagi surga yang sebenarnya? Jadi pengen
kan. Yang keempat ingin mengenal arti berjuang? Yah saya benar-benar merasakan
perjuangan di gunung. Meskipun saya hanya 2 kali mendaki saya bisa mengalahkan ego saya, lebih
menghargai diri sendiri, yang kelima ingin mencintai alam indonesia yang Indah,
yang keenam adalah mendaki mengajarkan hidup, dimana saat kita naik kita harus
merunduk, dan saat turun kita harus tegak. Yah cocok sekali di terapkan di
kehidupan sebenarnya bahwa kita sebaiknya saat sedang naik-naiknya sedang
tinggi-tingginya sedang ada di puncak kita harus melihat kebawah agar kita
tidak terjatuh, dan sebaliknya saat kita sedang di bawah, sedang turun
kehidupan kita, kita harus tetap tegak.
Itulah jawaban menurut saya, bagaimana menurut anda sahabat
petualang?
Gak ada maksud menggurui, saya hanya pendaki pemula yang
sedang menggebu-gebunya..hehe
Mohon maaf bila ada perkataan yang kurang sopan dan tidak
pantas..
Dan ini ada kata-kata dari aktivis yang juga pecinta alam.
“Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami
katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan.
Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang
hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan
mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia
bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus
berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.” Soe
Hok Gie
Labels: Pengetahuan

0 Comments:
Post a Comment
Subscribe to Post Comments [Atom]
<< Home